Pada tahun 1978 di Jurusan Hama & Penyakit Tumbuhan (HPT) dimulai Pendidikan Strata 1 dengan menggunakan sistem SKS yang dapat ditempuh selama 4 tahun.  Jurusan HPT mempunyai satu Program studi yaitu Program Studi Ilmu Hama dan Penyakit  Tumbuhan (PS IHPT) berdiri pada tanggal 24 September 1984 berdasarkan Kep. Dikti No. 118.DIKTI/KEP/1984.  PS IHPT terakreditas A dan merupakan salah satu Program Studi yang keberadaannya memberikan kontribusi yang besar bagi pembangunan pertanian di Indonesia melalui program-programnya, yaitu Pengendalian Hama Terpadu yang diimplementasikan di masyarakat.  Pada tahun 2008,  tujuh program studi dari Jurusan HPT, Budidaya Pertanian, dan Ilmu Tanah bergabung menjadi PS Agroekoteknologi.  PS IHPT masih ada, namun pada tahun 2011 PS IHPT berakhir dan tidak diperpanjang lagi.

Bidang Kekhususan (Bidang Kajian Utama) Jurusan HPT adalah :

  1. Ilmu Hama Tanaman( Entomologi, Nematologi dan Akaralogi)
  2. Ilmu Penyakit Tanaman (Bakteriologi, Mikologi, Virologi)

Bidang Kajian Lainnya yaitu Bioteknologi Hama dan Penyakit, Toksikologi Pestisida, dan Pengendalian Hama Terpadu.

Sejak berdirinya Jurusan HPT memiliki dua laboratorium , yaitu Laboratorium Entomologi dan Fitopatopologi.  Pada tahun 1980an Laboratorium tersebut dikembangkan menjadi lima Laboratorium, yaitu Laboratorium Entomologi, Mikologi, Bakteriologi, Virologi dan Nematologi/Acarologi.  Selanjutnya  Laboratorium di Jurusan HPT menjadi empat saja dengan Keputusan Rektor  Univesitas Brawijaya Nomor: 100/SK/1996, yaitu Laboratorium Entomologi, Mikologi, Bakteriologi/Virologi dan Nematologi/Akarologi,  Sejak tahun 1999 hingga sekarang Laboratorium Entomologi dan Nematologi/Acarologi bergabung menjadi Laboratorium Hama Tumbuhan, sedangkan Laboratorium Mikologi, dan Bakteriologi/Virologi bergabung menjadi Laboratorium Penyakit Tumbuhan.