Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan

Handal, Profesional, Terpercaya

Sejarah

10 - 01 - 2015 fuad

[:id]Pada tahun 1978 di Jurusan Hama & Penyakit Tumbuhan (HPT) dimulai Pendidikan Strata 1 dengan menggunakan sistem SKS yang dapat ditempuh selama 4 tahun.  Jurusan HPT mempunyai satu Program studi yaitu Program Studi Ilmu Hama dan Penyakit  Tumbuhan (PS IHPT) berdiri pada tanggal 24 September 1984 berdasarkan Kep. Dikti No. 118.DIKTI/KEP/1984.  PS IHPT terakreditas A dan merupakan salah satu Program Studi yang keberadaannya memberikan kontribusi yang besar bagi pembangunan pertanian di Indonesia melalui program-programnya, yaitu Pengendalian Hama Terpadu yang diimplementasikan di masyarakat.  Pada tahun 2008,  tujuh program studi dari Jurusan HPT, Budidaya Pertanian, dan Ilmu Tanah bergabung menjadi PS Agroekoteknologi.  PS IHPT masih ada, namun pada tahun 2011 PS IHPT berakhir dan tidak diperpanjang lagi.

Bidang Kekhususan (Bidang Kajian Utama) Jurusan HPT adalah :

  1. Ilmu Hama Tanaman( Entomologi, Nematologi dan Akaralogi)
  2. Ilmu Penyakit Tanaman (Bakteriologi, Mikologi, Virologi)

Bidang Kajian Lainnya yaitu Bioteknologi Hama dan Penyakit, Toksikologi Pestisida, dan Pengendalian Hama Terpadu.

Sejak berdirinya Jurusan HPT memiliki dua laboratorium , yaitu Laboratorium Entomologi dan Fitopatopologi.  Pada tahun 1980an Laboratorium tersebut dikembangkan menjadi lima Laboratorium, yaitu Laboratorium Entomologi, Mikologi, Bakteriologi, Virologi dan Nematologi/Acarologi.  Selanjutnya  Laboratorium di Jurusan HPT menjadi empat saja dengan Keputusan Rektor  Univesitas Brawijaya Nomor: 100/SK/1996, yaitu Laboratorium Entomologi, Mikologi, Bakteriologi/Virologi dan Nematologi/Akarologi,  Sejak tahun 1999 hingga sekarang Laboratorium Entomologi dan Nematologi/Acarologi bergabung menjadi Laboratorium Hama Tumbuhan, sedangkan Laboratorium Mikologi, dan Bakteriologi/Virologi bergabung menjadi Laboratorium Penyakit Tumbuhan.[:en]In 1978 in the Department of Plant Pests & Diseases (HPT) FP – UB begins its undergraduate program by using a system of credits that can be taken for 4 years .Plant Pests and Diseases program is the only true existing study program in the Department of HPT to the present. Plant Pests and Diseases program was established in September 24, 1984 based on Kep.DiktiNo.118.DIKTI/KEP/1984. Currently plant pest and disease study program has A for its accreditation and contributes significantly to real agricultural development in Indonesia through implemented program in the community and trained farmers. In 2008, Plant Pest and Disease study program, Agricultural Cultivation study program, and Soil study program merged into one study program named Agroecotechnology. Plant Pest and disease study program will be exist by the end of 2011 and it will not be extended.

The specializations of Plant Pest and Disease Department are:

  1. Science of Pest Plant (Entomology, Nematology, and Acarology)
  2. Science of Plant Disease (Bacteriology, Mycology, Virology)

The other fields of studies are Biotechnology on Pest Plant, Toxicology and Pesticide, and Integrated Pest Management.

Plant Pest and Disease Department has two laboratories since it was established, namely Entomology and Fitopatology laboratory. In 1980, those two laboratories were developed into five laboratories. They are Entomology, Mycologi, Bacteriology, Virology and Nematology /Acarology. Moreover, based on Keputusan Rektor Univesitas Brawijaya Nomor: 100/SK/1996 the laboratories were converted into four, specifically: Entomology, Mycology, Bacteriology/Virology, and Nematology/Acarology laboratory. Since ….the Entomolgy and Nematology/Acarology laboratory merged into Pest Plant laboratory, while Mycology and Bacteriology/ Virology laboratory merged into Plant Disease laboratory.[:]